wargamakmurjaya - Suasana malam Minggu Kliwon di Kampung Warga Makmur Jaya terasa begitu istimewa. Dalam rangka puncak acara Hari Ulang Tahun Kampung ke-16 dan Bersih Kampung Warga Makmur Jaya sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun RI ke-80 Republik Indonesia, Pemerintah Kampung Warga Makmur Jaya menggelar pagelaran wayang kulit dengan lakon "Wahyu Katentreman" bersama Dalang Ki Jangkung Darsono. Acara ini diselenggarakan di Lapangan Kampung Warga Makmur Jaya dan berlangsung meriah dari pukul 19.00 WIB hingga dini hari.
Acara ini turut dihadiri oleh berbagai tamu undangan, antara lain: Bapak Camat Banjar Agung, Kepala Kampung se-Kecamatan Banjar Agung, Perangkat Kampung Warga Makmur Jaya , BPK Kampung Warga Makmur Jaya , Karang Taruna, Pengurus Bumdes dan Kopdes Merah Putih, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kampung Warga Makmur Jaya , Tokoh masyarakat, serta seluruh masyarakat Kampung Warga Makmur Jaya yang hadir dengan penuh antusias dari berbagai kalangan.
Rangkaian Acara Pembukaan
Acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara yang memandu jalannya kegiatan. Seluruh hadirin berdiri khidmat untuk bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, sebagai bentuk penghormatan terhadap semangat kemerdekaan. Selanjutnya, dilakukan pembacaan doa sebagai wujud rasa syukur sekaligus harapan untuk keselamatan, ketenteraman, dan kesejahteraan masyarakat Kampung Warga Makmur Jaya .
Sambutan-Sambutan Penuh Makna
Kepala Kampung Warga Makmur Jaya dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat dan panitia atas partisipasi dan kerja sama dalam mensukseskan rangkaian acara Bersih Kampung tahun ini. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga dan melestarikan budaya lokal seperti wayang kulit yang sarat nilai dan filosofi kehidupan.
Selanjutnya, Ketua Karang Taruna Kampung Warga Mkamur Jaya juga menyampaikan sambutan dan mengapresiasi inisiatif Kampung Warga Mkamur Jaya dalam melestarikan budaya daerah melalui pagelaran seni tradisional. Ia menekankan bahwa kegiatan semacam ini tidak hanya memperkuat identitas budaya lokal, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarwarga dan pemerintah.
Dengan iringan gamelan dan gending Jawa serta alunan suara merdu para sinden, pagelaran wayang kulit pun dimulai. Dalang Ki Jangkung Darsono membawakan lakon “Wahyu Katentreman”, sebuah cerita pewayangan yang penuh dengan nilai-nilai luhur tentang perjuangan, kesetiaan, dan pencarian makna sejati dari sebuah kemuliaan hidup.
Dalam pementasan ini, Dalang tidak hanya menyuguhkan hiburan, tetapi juga menyampaikan pesan moral yang relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini. Kehadiran para punakawan dengan dialog khas yang lucu namun penuh sindiran cerdas juga menjadi daya tarik tersendiri dan membuat suasana semakin hidup.
Antusiasme Warga Hingga Dini Hari
Pagelaran berlangsung hingga pukul 04.00 dini hari, namun antusiasme masyarakat tidak luntur. Banyak warga, khususnya dari kalangan bapak-bapak dan tokoh masyarakat, tetap setia menyaksikan pertunjukan hingga akhir. Mereka tampak menikmati setiap bagian cerita yang disuguhkan dalang dengan penuh semangat dan kekhusyukan.
Hal ini menjadi bukti bahwa kesenian tradisional seperti wayang kulit masih sangat dicintai dan dinantikan oleh masyarakat, sekaligus menjadi bagian penting dalam membangun identitas dan kebanggaan desa.
Penutup
Pagelaran wayang kulit ini bukan hanya menjadi hiburan rakyat semata, tetapi juga menjadi sarana edukasi budaya, pelestarian tradisi, serta penguat rasa persatuan dan kebersamaan antarwarga Kampung Warga Makmur Jaya. Pemerintah Kampung berharap acara ini dapat menjadi agenda rutin tahunan yang terus dijaga dan ditingkatkan kualitasnya di masa mendatang.
Pemerintah Kampung Warga Makmur Jaya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dan mendukung kelancaran acara, serta kepada seluruh masyarakat yang telah hadir dan ikut menyemarakkan malam budaya ini.